Kamis, 19 November 2015

Kritik jurnal keamanan jaringan dan keamanan sistem komputer yang mempengaruhi kualitas pelayanan warnet Karya Ertie Nur Hartiwati

Abstrak
Warung Internet (WarNet) merupakan suatu bentuk usaha yang sedang diminati di
daerah Cibarusah, Bekasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa
penyebab komputer di warnet tersebut sangat lambat,dan mengetahui pengukuran
hasil dari variabel keamanan sistem komputer, keamanan jaringan dan sistem
operasi, serta kualitas pelayanan warnet. Jenis data yang digunakan yaitu data
primer. Metode penelitian adalah survei dengan pendekatan analisis deskriptif, dan
penelitian ini dilakukan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas
pelayanan warnet.Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan
jumlah responden sebanyak 30 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah
metode acak sederhana. Data diolah dan dianalisis dengan bantuan aplikasi SPSS.
Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas,reliabilitas, dan
regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keamanan jaringan
sistem operasi dan keamanan sistem komputer mampu mempengaruhi kualitas
pelayanan warnet.
Kata Kunci : Keamanan Jaringan,Sistem Operasi, Keamanan Sistem Komputer,
Kualitas Pelayanan



Kritik Jurnal
Judul               : Keamanan Jaringan Dan Keamanan Sistem Komputer Yang Mempengaruhi
                          Kualitas Pelayanan warnet
Penulis             : Ertie Nur hartawati

1.     Jenis penelitian yang tepat untuk menggambarkan penelitiian ini adalah deskriptif yang Bertujuan untuk menggambarkan fenomena-fenomena yang ada yang berlangsung saat ini. juga dalam penulisan tersebut juga menggunakan korelasional untuk melibatkan tindakan Pengumpulan/kuisioner guna mengetahui pendapat orang secara langsung(primer).

2.      Permasalahan
1.permasalahan yang dibahas internet variabel bebas dan keamanan jaringan variabel terikat.
2.pada penelitian ini digunakanya uji validitas,realibilitas, dam regresi linier berganda
3.Jurnal terdapat landasan teori yang di kemukakan dari beberapa ahli pada bab tinjauan                  pustaka  sehingga menguatkan statemen penulis.
4.variabel terikat dalam jurnal ini adalah keamanan jaringan dan keamanan sistem computer yang mempengaruhi kualitas warnet.
5. metode penelitian yang digunakan adalah metode acak sederhana
6.Desain penelitian
            1. Sampel pada penelitian ini adalah keamanan jaringan dan keamanan sistem   computer yang mempengaruhi kualitas warnet.
            2.Prosedur
1. perlakuan pengumpulan dalam penelitian ini sudah digambarkan secara jelas.
2. penggambaran karakteristik tabel dan diagram pada sampel sudah cukup jelas sehingga pembaca menurut saya dapat memahai gambaran yang di berikan dibandingkan kan website serupa.
                        3. Pengukuran
1. Alat bukti realibilitas dalam penelitian ini adalah kuisioner, sehingga dapat langsung mengetahui pendapat langsung dari orang yang disekitar dan bersangkutan.
2. Selain itu itu juga menggambarkan keadaan saat itu, mengidentifikasi secara terukur keadaan sekarang untuk membandingkan dan mementukan hubungan kejadian yang spesifik.
                                    3.Interpretasi
                                         Kesimpulan dari hasil analisis dan pembahasan diatas maka dapat saya simpulkan antara lain:
1. variabel keamanan jaringan dan sistem operasi mempengaruhi kualitas pelayanan warnet
2. variabel keamanan jaringan dan  sistem operasi dan keamanan sistem komputer bersama-sama mempengaruhi kualitas pelayanan warnet.
                                    3. pembaca dapat memahami dengan jelas.


Catatan
Kritik ini ditunjukan  bukan untuk merendahkan atau tidak menghargai hasil penelitian penulis, kritik ini dibuat hanya untuk memberi motivasi lebih sehingga penulis dapat membuat tulisan yang lebih baik dan menarik lagi kedepanya.

Saran
Bila ingin membuat penulisan karya ilmiah lagi harus lebih spesifik dan jelas tidak terlalu banyak menggunakan kalimat yang kurang penting, juga langsung membahas ke permasalahan yang terjadi dan lebih singkat agar tidak membuat pembaca bingung

Sabtu, 31 Oktober 2015

Karya Tulis Ilmiah Sistem Anti Parkir Automatis

BAB 1

PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang Masalah
Semakin maraknya kemacetan di wilayah Ibu Kota DKI  Jakarta yang membuat resah para pengguna jalan yaitu salah satunya disebabkan oleh parkir liar di bahu jalan. Meskipun sudah ada banyak rambu lalu lintas di pinggir jalan, seperti rambu dilarang parkir. tetapi masih banyak para pengguna kendaraan bermotor yang tidak memperdulikan rambu tersebut melainkan malah melanggar rambu itu, sehingga menyebabkan kemacetan di beberapa titik pada jam-jam tertentu seperti pada saat pagi jam kerja, makan siang dan pulang kerja yang rawan kemacetan  di sepanjang jalan tersebut.
Dengan latar belakang masalah tersebut, Maka penulis mencoba untuk memberikan suatu ide yang di harapkan dapat mengatasi kemacetan diwilayah yang menjadi titik rawan di Ibu Kota DKI Jakarta.

1.2  Tujuan dan Ruang Lingkup
Penulis bertujuan untuk memberikan solusi dan membantu program pemerintah untuk mengatasi kemacetan di wilayah ibu Kota Jakarta. Ruang lingkupnya meliputi sekitaran :
·         Pusat kota (daerah perkantoran)
·         bahu jalan
·         Daerah yang dekat dengan keramaian (pasar,terminal,tempat jajanan)

1.3  Rumusan Masalah
Dari latar belakang masalah diatas kita bisa merumuskan masalah sebagai berikut :
-          Apa yang dapat kita lakukan untuk mengatasi masalah tersebut ?
-          Kapan waktu yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut ?
-          Dimana tempat yang harus di utamakan untuk mengatasi masalah tersebut?
-          Kenapa kita harus mengatasi masalah tersebut?
-          Bagaimana cara kita mengatasi masalah tersebut?

BAB 2

Pembahasan
Anti Parkir Otomatis merupakan sebuah ide dari penulis untuk mengatasi banyaknya parkir liar atau para pengendara yang sembarangan berhenti di rambu-rambu yang sudah di tentukan, oleh karena itu penulis membuat “Anti Parkir Otomatis”. Sistem tersebut diharapkan agar dapat mengurangin kemacetan dari adanya parkir liar di bahu jalan. Agar program ini dapat berjalan dengan lancar kita harus berkonstribusi dengan pemerintah setempat untuk mengatasi masalah kemacetan karena parkir liar sembarangan di Ibu Kota DKI Jakarta yang tiada habisnya.
Diharapkan dengan diadakanya sebuah alat yaitu “Anti Parkir Otomatis”  dapat memberikan solusi untuk mengatasi parkir liar juga sekaligus kemacetan di daerah Ibu Kota DKI Jakarta yang dimana setiap tahun pasti jumlah pengendara kendaraan bermotor di Jakarta semakin banyak dan  meningkat yang sangat sulit untuk di atasi selama ini oleh pemerintah.

2.1 Sistem Terintegrasi
            Sebuah sistem yang bisa dikatakan sebagai solusi untuk mengatasi parkir liar atau para pengendara yang biasa berhenti sembarangan di rambu-rambu yang sudah ditetapkan maka harus dilakukan integrasi dengan pos kepolisian setempat di daerah yang akan di pasangkan “Anti Parkir Otomatis” tersebut.
            Dikarenakan sistem ini dilakukan integrasi dengan pos kepolisian setempat, maka dengan alat ini dapat mempermudah pekerjaan kepolisian untuk mengetahui bila ada pelanggar pengendaraan bermotor yang melanggar rambu-rambu lalu lintas khususnya dilarang parkir dan dilarang berhenti. pengendara bermotor hanya di perbolehkan berhenti di rambu tersebut selama 5 menit, selebihnya dari waktu yang sudah di tentukan maka mobil atau motor yang berhenti di rambu-rambu yang di tetapkan  maka akan mati berhenti otomatis dan tidak bisa di nyalakan kembali, sinyal pun akan berbunyi atau memberikan tanda di pos kepolisian terdekat bahwa ada pengendara kendaraan bermotor di daerah tersebut ada yang melanggar rambu-rambu lalu lintas.

2.2  Teknologi Yang Digunakan
            Dalam Anti Parkir Otomatis akan di letakkan sebuah sensor yang dapat mematikan mesin kendaraan selama kendaraan bermotor tersebut masih berada di dalam jangkauan sensor sehingga para pengendara yang memarkirkan kendaraanya  disepanjang rambu tersebut tidak bisa menghidupkan mesin kendaraanya. Setiap ada kendaraan yang terdeteksi oleh sensor tersebut maka sensor itu akan menyala dan membunyikan suara alarm yang sudah di letakakkan pada pos kepolisian terdekat, sehingga pihak kepolisian bisa dengan cepat menindak pengendara yang melanggar tersebut.  Alat ini di harapkan dapat membantu pekerjaan para kepolisian setempat untuk menindak para pengendara yang tidak tertib terutama yang suka berhenti di rambu-rambu yang dilarang seperti angkutan umum yang suka nunggu atau menurunkan penumpang sembarangan.
            Dengan alat Anti Parkir Otomatis ini maka pengendara angkutan umum atau kendaraan pribadi tidak akan berani untuk berhenti sembarangan dan akan lebih berfikir lagi untuk berhenti di rambu tersebut dan dengan diharapkanya alat ini akan berjalan sesuai yang di inginkan pemerintah untuk mengatasi kemacetan dan mengurangi tingkat pelanggaran di jalan.

2.3  Kelebihan dan Kelemahan
            Setiap sistem pasti ada kelebihan dan kelemahannya masing-masing, tidak ada sistem yang bener-bener sempurna termasuk juga sistem sensor ini “Anti Parkir Otomatis”.
Kelebihan sistem ini diantara lain adalah :
-          Mengurangi kemacetan di daerah yang biasanya sering terjadi kemacetan
Saat pergi, makan siang dan pulang kerja
-          Memudahkan pekerjaan kepolisian
-          Dapat menindak lebih cepat para pengendara yang melanggar tanpa susah payah polisi mengatur pengendara untuk tidak berhenti sembarangan
-          Mudah di jalankan sensornya

Kelemahan sistem ini di antara lain adalah :
-          Belum ada perbedaan antara kendaraan saat parkir dan mogok
-          Harus mempunyai izin dari pemerintah
-          Lamanya turun pengadaan dana buat merealisasikan tersebut
-          Butuh dana besar
-          Pelanggar masih bisa mendorong kendaraan yang berhenti di daerah zona sensor

2.4  Pendapat Masyarakat
·         “Menurut pendapat saya sistemnya sudah cukup bagus dan juga cukup canggih untuk ada di Indonesia, dinegara lainpun belum ada teknologi yang secanggih ini dan hal sistem ini sangat mempermudah bagi para kepolisian yang sedang bertugas mengawasi jalanan, tapi kekuranganya cukup menyulitkan bagi pengguna jalan” (20 thn, Mahasiswa).

·         “ Menurut pendapat saya sistem ini bisa mengatasi kemacetan, dikarenakan kemacetan                banyak disebabkan oleh parkir liar, jika sistem ini di terapkan di daerah sering macet seperti jakarta  maka dapat meninmbulkan efek jerah terhadap para pelanggar dan bisa menjadi lancar jalanya”  (20 thn, Mahasiswa).






BAB 3

3.1  Diskusi
Untuk merealisasikan sistem ini maka di butuhkan kerja sama dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat, apa mereka setuju dengan di adakanya sensor pada rambu lalu lintas, dan tentu untuk merealisasikan sistem ini akan membutuhkan waktu yang lama karena banyaknya rambu lalu lintas di Ibu Kota DKI Jakarta.
Pendapat masyarakat pun harus di perhitungkan apakah mereka setuju dengan penggunaan alat sensor tersebut dikarenakan batas waktu minimal berhenti hanyalah 5 menit karena jalanan ibu kota yang macet parah . “ANTI PARKIR OTOMATIS”


BAB 4

4.1  Kesimpulan
            Dari kesimpulan diatas sistem alat Anti parkir otomatis  dapat di artikan bahwa masalah parkir liar dan kemacetan merupakan salah satu masalah yang cukup sulit untuk di selesaikan, semoga saja sistem ini bisa terealisasikan dengan cepat oleh pemerintah untuk masalah biaya dan penandatanganan persetujuan alat sensor Anti Parkir Otomatis agar berjalan dengan lancar dan sesuai dengan apa yang kita harapkan untuk mengatasi kemacetan dan parkir liar di daerah Ibu Kota DKI Jakarta.
            Dengan adanya alat ini diharapkan akan mengurangi permasalahan tingkat kemacetan dan pelanggaran lalu lintas di jalan raya khususnya di daerah Ibu Kota DKI Jakarta.

Rabu, 29 Juli 2015

Tulisan : Pendapat pribadi mengenai cara mengajar dosen teori organisasi umum 2

Menurut pendapat saya tentang cara mengajar bapak sudah sangat baik dan berbeda dari dosen softskill pada umumnya yang pernah saya temui. Juga metode penilainya yang cukup bahkan jelas. Bahkan kita juga bisa menyalurkan bakat dan kreatifitas kita apa saja di dalam pelajar tersebut seperti presentasi, bakat seni tarian,bernyanyi dan masih banyak lainya, jadi ya cukup berbeda sekali dengan pelajaran softskill pada umunya ya menarik.


Tugas 4 : Apa saja yang harus diadakan,ditiadakan, dan di perbaiki di Universitas Gunadarma

10 hal yang harus diperhatikan di kampus saya

·         Hal yang harus ditiadakan

1.      Praktikum fisika yang menurut saya itu sudah tidak ada hubunganya dengan jurusan yang saya ambil.
2.      Praktikum yang memakai Mesin ketik itu juga juga sudah tidak di perlukan lagi karena sudah terlalu lama barangnya dan itu kurang tepat masih dipakai di zaman sekarang.
3.      OHP, nah yang ini juga nih kenapa?karena sudah terlalu lama ( jadul) untuk memakai barang tersebut dan kebanyakan juga malah sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
4.      Mata kuliah yang seharusnya tidak ada seperti, pendidikan Pancasila, fisika dan kimia. Itu menurut saya tidak berpengaruh terhadap jurusan yang saya ambil malah menambah beban untuk para mahasiswa/wi, karena sudah dari sd,smp dan sma pun kita sudah belajar pelajaran tersebut.

·         Hal yang harus diadakan

1.      Setiap fakultas harus mempunyai gedung tersendiri dan berbeda2 karena untuk membedakan fakultas lain dengan lainya juga dapat mudah di kenali dia jurusan apa.
2.      Sebaiknya di setiap kelas harus diadakan proyektor
3.      Sebaiknya di adakan kantin disetiap gedung supaya kalo mau jajan tidak jauh2 keluar.

·         Hal yang harus diperbaiki

1.      Digunadarma ACnya harus diperbaiki kurang dingin bahkan ada yg sudah mati
2.      Pintu-pintunya juga harus diperbaiki kebanyakan sudah tidak bisa tertutup sebagai mana mestinya dan bangku juga harus diperbaiki

3.      Kualitas para pengajarnya, menurut saya seharusnya semakin tinggi biaya kuliahnya juga diikuti perbaikan kualitas cara mengejar oleh dosenya.

Rabu, 03 Juni 2015

Tulisan M3

Ceritakan gaya kepemimpinan apa yang akan anda terapkan , apabila anda dipercaya menjadi seorang pemimpin dari sebuah organisasi!

Jika saya dipercaya sebagai seorang pemimpin tentu saya akan menerapkan gaya demokrasi,mengapa karena saya sadar masih kurang akan keterbatasan dan juga ingin semua pihak ikut berpartisipasi dalam organisasi sehingga ikut terlibat aktif dalam organisasi. Juga anggota diberi kesempatan untuk memberikan usul serta saran dan kritik demi kemajuan organisasi.


Seperti contoh permasalahan yang bisa diatasi dengan gaya demokrasi seperti ini, suatu hari organisasi kami mengalami suatu masalh yang sangat serius, sehingga masalah ini tidak dapat diselesaikan dan terpaksa organisasi ini bubar. Dalam situasi seperti itu saya akan memberitahukan kepada semua anggota organisasi tersebut untuk memberikan ide,kritik,saran atau gagasannya untuk menyelesaikan masalah ini dengan seksama.

Faktor-faktor yang mempengaruhi proses kepemimpinan


Pemimpin memiliki tugas menyelami  kebutuhan-kebutuhan kelompok dan keinginan kelompok. Dari keinginan itu dapat dipetik keinginan realistis yang dapat di capai. Selanjutnya, pemimpin harus meyakinkan kelompok mengenai apa yang menjadi keinginan realistis dan mana yang sebenarnya merupakan khayalan. Tugas pemimpin tersebut akan berhasil dengan baik apabila setiap pemimpin memahami akan tugas yang harus dilaksanakanya. Oleh sebab itu kepemimpinan akan tampak dalam proses dimana seseorang mengarahkan, membimbing, mempengaruhi dan menguasai pikiran-pikiran, perasaan-perasaan atau tingkah laku orang lain.
Untuk keberhasilan dalam pencapaian suatu tujuan diperlakukan seorang pemimpin yang professional, dimana ia memahami akan tugas dan kewajibannya sebagai seorang pemimpin, serta melaksanakan peranannya sebagai seorang pemimpin.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kepemimpinan Davis menyimpulkan ada  empat faktor yang mempengaruhi kepemimpinan dalam organisasi, yaitu :
·         Kecerdasan : seseorang harus mempunyai kecerdasan yang melebihi para anggotanya.
·         kematangan, dan keluasan social ( Social manutary and breadth) : seseorang pemimpin biasanya memiliki emosi yang stabil, matang , memiliki aktivitas dan pandangan yang cukup matang.
·         Motivasi dalam dorongan prestasi (inner motivation and achievement drives) : dalam diri seorang pemimpin harus mempunyai motivasi dan dorongan untuk mencapai suatu tujuan.
·         Hubungan manusiawi : pemimpin harus bisa mengenali dan menghargai para anggotanya menurut Greece, di dalam suatu organisasi, hubungan antara bawahan dengan pemimpin bersifat saling mempengaruhi.


-          Menurut pendapat saya , saya sangat setuju dengan pendapat Davis, karena faktor faktor tersebut memang pasti mencakupi semua faktor yang mempengaruhi kepemimpinan. Pemimpin juga harus menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan anggotanya atau bawahan. Sehingga semua kondosi baik, aman dan tentram bagi anggota.

Teori Kepemimpinan dan Arti Penting Kepemimpinan

Teori kepemimpinan

Gaya kepemimpinan daru seorang pemimpin, pada dasarnya dapat di terangkan melalui tiga aliran teori berikut ini :
1.      Teori Genetis (keturunan), inti dari teori menyatakan bahwa “Leader are born and nor made” (pemimpin itu dilahirkan bakat bukanya dibuat). Para penganut aliran teori ini mengetengahkan pendapat bahwa seorang pemimpin akan menjadi pemimpin karena ia telah dilahirkan dengan bakat kepemimpinan. Dalam keadaan bagaimanapun seseorang ditempatkan karena ia telah ditakdirkan menjadi pemimpin, sesekali kelak ia akan timbul sebagai pemimpin. Berbicara mengenai takdir, secara filosofis pandangan ini tergolong pada pandangan fasilitas atau determinitis.
2.      Teori Soial, jika teori pertama diatas adalah teori yang ekstrim pada satu sisi, maka teori ini pun merupakan ekstrim pada sisi lainya. Inti aliran teori social ini ialah bahwa “Leader are made and not born” ( pemimpin itu dibuat atau dididik bukannya kodrati). Jadi teori ini merupakan kebalikan inti teori genetika. Para penganut teori ini mengetengahkan pendapat yang mengatakan bahwa setiap orang bisa menjadi pemimpin apabila diberikan pendidikan dan pengalaman yang cukup.
3.      Teori Ekologis, kedua teori yang ekstrim di atas tidak seluruhnya mengandung kebenaran, maka sebagai reaksi terhadap kedua teori tersebut timbullah aliran teori ketiga. Teori yang disebut teori ekologis ini pada intinya berarti bahwa seseorang hanya akan berhasil menjadi pemimpin yang baik apabila ia telah memiliki bakat kepemimpinan. Bakat tersebut kemudian  dikembangkan melalui pendidikan  yang teratur dan pengalaman  yang memungkinkan untuk di kembangkan lebih lanjut. Teori ini mengebangkan segi-segi positif dari kedua teori terdahulu sehingga dapat dikatakan merupakan teori yang paling mendekati kebenaran, namun demikian penelitian yang jauh lebih mendalam masih diperlukan untuk mengatakan secara pasti apa saja faktor yang menyebabkan timbulnya sosok pemimpin yang baik.

Teori kepemimpinan ini di peroleh dari sumber : :     http://idviosafrisca.blogspot.com/2013/04/arti-penting-kepemimpinan.html

  


Arti Penting Kepemimpinan

                Pemimpin dikatakan sebagai motor penggerak. Kepemimpinan dalam organisasi merupakan sesuatu yang wajib dalam kehidupan agar kehidupan menjadi teratur dan keadilan bisa ditegakkan, sehingga tidak berlaku hokum rimba.
Tugas seorang pemimpin adalah memahami dan menangani situasi bawahan dari seorang pemimpin dan juga memotivasi dan mendorong mereka untuk bekerja lebih keras.
Kepemimpinan dalam organisasi sangat penting karena dalam keterampilan kepemimpinan yang baik dan efektif membangun, mendorong dan mempromosikan budaya dalam perusahaan yang kuat dan akhirnya mencapai kesuksesan.
Pentingnya kepemimpinan yang efektif memerlukan produktivitas, kepuasan kerja, kerjasama kelompok, kegiatan terorganisir, semangat karyawan dan koordinasi yang baik untuk mencapai tujuan sebuah organisasi.
Membangun kepercayaan terhadap kepemimpinan adalah tugas dan tanggung jawab pemimpin tanpa adanya kepercayaan, produktivitas bisa melemah. peluang-peluang pengembangan dan perbaikan terlewatkan dan kinerja juga menjadi merosot.
Komponen-komponen yang terdapat dalam kepemimpinan yaitu adanya seorang pemimpin kemampuan pemimpin untuk menggerakan mencapai tujuan organisasi, pengikut orang-orang dibawah otoritas pemimpin adanya tujuan yang ingin dicapai dan organisasi tempat dimana kepemimpinan berada. Sehingga dari 5 komponen ini sangat penting dalam organisasi tanpa ada sah satu dari komponen ini maka organisasi tidak aka berjalan semestinya mencapai suau  tujuan
.

-          Menurut pendapat saya, saya sangat setuju dengan tulisan diatas, karena memang arti pentingnya pemimpin yaitu sebagai motor penggerak. Dalam berorganisasi itu merupakan sesuatu hal yang wajib agar kehidupan menjadi teratur dan adil. Juga pemimpin tidak lepas dari bantuan bawahanya dalam artian bukan sebagai yang disuruh-suruh atau apa tapi sebagai yang membantu si pemimpin tersebut untuk mencapai tujuan bersama.

-          Kesimpulanya dari arti kepemimpinan diatas bahwa arti pentingnya dalam organisasi sebagai ujung tombak atau yang utama guna membawa organisasi tersebut mencapai tujuan bersama tanpa adanya pemimpin yang baik, tegas dan jujur maka suatu organisasi tersebut akan mengalami kehancuran. Jadikanlah kita sebagai contoh pemimpin yang baik, tegas dan jujur “hargailah kalau ingin di hargai”